Pengertian Kerupuk, Sejarah dan Macam Macam Krupuk Lengkap

KrupukRambak.Com | Di rumah kita selalu ada makanan ringan atau biasanya disebut cemilan yang hampir selalu tersedia setiap hari. Baik itu cemilan aneka kue kering atau basah, snack, kacang – kacang, atau bahkan kerupuk saja. Dan berdasarkan survey kecil – kecilan yang saya amati, cemilan yang bisa dibilang hampir selalu ada dirumah adalah krupuk. Nah, secara umum kita mengetahui kerupuk itu ya hanyalah kerupuk, hehehe. Namun, kali ini saya akan coba menjelaskan secara singkat mengenai apa pengertian kerupuk, sejarah dan macam – macam krupuk.

Pengertian Kerupuk

pengertian kerupuk
Pengertian kerupuk, sejarah dan macam-macam krupuk

Pengertian krupuk atau kerupuk adalah jenis makanan ringan yang terbuat dari adonan tepung tapioka dicampuri bahan pelengkap rasa misalnya udang, ikan, bawang dan lain sebagainya. Setelah adonan kerupuk jadi, selanjutnya adonan tersebut dikukus sampai matang lalu di cetak atau dipotong tipis – tipis sesuai dengan keinginan pengrajin. Kemudian hasil dari cetakan atau potongan adonan tipis – tipis tadi dikeringkan di bawah terik sinar matahari sampai kering. Setelah selesai dikeringkan dan menjadi kerupuk, maka krupuk siap untuk digoreng dengan minyak goreng yang banyak.

Dalam arti lain secara ilmiah, kerupuk merupakan bagian dari makanan kecil yang mengalami pengembangan volume (membesar) dengan membentuk produk yang porus dan memiliki densitas rendah dalam proses penggorengan. Kondisi kerupuk mengembang adalah proses ekspansi secara tiba-tiba dari uap air dalam struktur adonan sehingga menghasilkan kerupuk yang volumenya mengembang dan porus.

Sejarah Kerupuk

Krupuk ini merupakan makanan populer di Indonesia khususnya sebagai hidangan lauk serta dibuat sebagai ajang lomba makan kerupuk di hari peringatan kemerdekaan Indonesia. Nah, bagaimana sih sejarah kerupuk? Yuk simak disini. Sejarah kerupuk ini berdasarkan referensi online disalah satu situs komunitas online di Indonesia, begini ceritanya.

Konon sejarah dari krupuk diambil dari kisah nyata tentang keluarga miskin yang memiliki banyak anak. Sehingga untuk bertahan hidup mereka rela makan nasi dengan lauk sawut (ketela pohon yang diserut/diparut). Nah,,,,awal pembuatan sawut, yaitu pertama-tama ketela pohon diparut kemudian diberi air. setelah itu, parutan ketela pohon yang tercampur air diperas dan diambil sarinya. lalu diendapkan. kemudian endapan tersebut dijemur dan jadilah tepung tapioka. lalu tepung tersebut diolah menjadi krupuk

Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan inovasi – inovasi yang muncul, kerupuk sekarang ini tidak selalu berbahan dasar tepung tapioka, ada banyak inovasi terbaru yang nanti dibahas dibawah. Tapi secara proses pembentukan krupuk masih berpedoman pada 3 hal, yakni pembuatan, pengeringan dan pemasakan (baik digoreng dengan minyak, pasir atau dibakar).

Macam – Macam Kerupuk

macam macam kerupuk
Macam – Macam Kerupuk di Pasar

1. Kerupuk Blek, Kerupuk Uyel atau Kerupuk Kampung

kerupuk blek

Jenis kerupuk blek ini paling banyak ditemui di berbagai wilayah di daerah kita. Sebut saja warung – warung makan sederhana, warung makan padang, warung makan sayur bahkan hampir tiap pagi dan sore hari banyak penjual yang berkeliling untuk menjual krupuk ini. Secara sederhana, orang ketika mendengar kata kerupuk, maka yang ada dipikirannya pertama kali adalah kerupuk blek.

2. Kerupuk Udang

kerupuk udang

Jenis kerupuk udang terbuat dari adonan campuran tepung, rebon dan remah ikan asin dengan dibumbui berbagai rempah – rempah. Krupuk ini paling sering dijumpai pada waktu ada acara hajatan baik itu acara pernikahan, aqiqoh, sunatan, dan acara lainnya. Tak mungkin juga kan kita menyajikan krupuk blek pada acara hajatan, hehehe.

3. Kerupuk Kulit
kerupuk kulit

Jenis kerupuk kulit terbuat dari irisan kulit sapi yang diolah kemudian dikeringkan dengan menjemurnya. Kerupuk ini diproduksi di daerah-daerah tertentu seperti mojokerto, sidoarjo, tulungagung, medan, bali, dan beberapa wilayah di Indonesia. Kerupuk kulit ini di beberapa daerah memiliki istilahnya masing-masing, bisa disebut kerupuk jangek, krecek, dll.

4. Kerupuk Kemplang

kerupuk kemplang

Jenis kerupuk kemplang ini dibuat dari adonan tepung sagu dan gilingan ikan tenggiri yang memiliki tekstur yang keras dan pada umumnya berbentuk melingkar. Kerupuk kemplang dikenal berasal dari wilayah khas palembang, namun ada juga dari wilayah bangka dan lampung. Di kota asalnya, kerupuk ini sangat cocok dinikmati dengan pempek.

5. Kerupuk Jengkol

kerupuk jengkol

Jenis kerupuk jengkol ini memang terbuat dari jengkol dengan ciri khas rasa dan baunya seperti jengkol juga. Namun, bila sudah menjadi kerupuk rasa dan baunya tidak begitu menyengat. Dari sisi harga, krupuk jengkol ini tebilang cukup mahal, karena harga jengkol pun juga mahal.

Masih ada beberapa jenis kerupuk yang beredar di Indonesia, seperti Kerupuk Gurilem, Kerupuk Pasir atau Kerupuk Melarat, Kerupuk Mie, Rengginang, Kerupuk gendar, Kerupuk Emping, Kerupuk Ceker, Kerupuk Bantal, dan Kerupuk Jumbo.

Yah, mungkin sudah cukup jelas mengenai pengertian kerupuk, sejarah dan macam-macam krupuk yang ada di Indonesia. Mungkin dari beberapa kerupuk yang disebutkan di atas, ada jenis kerupuk lainnya yang admin belum ulas dan jelaskan. Namun, dari beberapa macam yang sudah disebutkan itu yang paling banyak beredar dan menjadi konsumsi publik selama ini. Nah, bagi kamu kerupuk apa yang paling kamu suka sebagai pelengkap menu makan sehari-hari??

Kirim Pesan WhatsApp